banjar.kalsel.polri.go.id
- Untuk mengetahui lokasi yang rawan Karhutla serta lokasi sumber air
terdekat apabila terjadi kebakaran diwilayah Kecamatan Karang Intan,
Kanit Binmas Polsek Karang Intan bersama Manggala Agni, TNI dan
masyarakat setempat melaksanakan Patroli terpadu pencegahan Karhutla,
Selasa (22/8/2017). Patroli terpadu ini dimaksud untuk melakukan
pemantauan titik api (hotspot) di Desa Mandikapau, Desa Batu Hitam, Desa
Sei Elang dan Desa Sei Landas.
Kapolres
Banjar AKBP Takdir Mattanete, S.H.,S.I.K.,M.H melalui Kapolsek Karang
Intan Ipda Imam Sayuti menjelaskan bahwa patroli terpadu tersebut
dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi an Binluh kepada warga masyarakat.
"Patroli
pencegahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan kami laksanakan bersama
dengan rekanan instansi samping melalui kegiatan sosialisasi dan
penyuluhan serta menyampaikan Maklumat Kapolda Kalsel tentang bahaya
Karhutla," jelas Kapolsek.
Hasil pengecekan dilapangan, petugas gabungan menemukan beberapa daerah yang rawan terbakar
diantaranya Desa Mandiangin Barat Rt.01 Pulau Durakim I dengan
koordinat S = 03.4935 7° / E = 114.9141 7°, Desa Mandiangin Rt.01 Pulau
Durakim II dengan koordinat S = 03.4967 1° / E = 114.9032 3°, Desa
Mandikapau, Desa Batu Hitam, Desa Sei Elang dan Desa Sei Landas dengan
koordinat S = 03.47329° / E = 114 96336°.
Sementara
itu, petugas juga berhasil menemukan sumber air apabila nantinya
terjadi kebakaran hutan dan lahan diwilayah tersebut diantaranya Desa
Mandiangin Barat Rt.01 Pulau Durakim I dengan koordinat S = 03.4922 4° /
E = 114.9150 1°, Desa Mandikapau, Desa
Batu Hitam, Desa Sei Elang dan Desa Sei Landas dengan koordinat S =
03.46798° / E = 114. 95692°.

0 komentar:
Posting Komentar